11
WIB 31 Desember 2012 Yogyakarta
Saat
ini aku hanya ingin fokus untuk menulis resumeku selama 2012.
Tahun
2012, aku begitu banyak belajar, bukan hanya ilmu hitungan, melainkan ilmu
kemasyarakatan, seperti cara memimpin, dan cara bersosialisasi dengan tetangga.
Mulanya,
aku aktif pada kegiatan ekskulku KSI. Dengan label ketua, aku coba belajar
untuk menjadi seorang pemimpin, walaupun kutahu yang lain sebenarnya lebih
pantas untuk menjabat posisi ketua ketimbang diri ini. “Tapi ya harus belajar”
kalau kata seniorku di KSI. Sekalian menganggap teman-temanku sebagai guru
untukku menuntut ilmu mereka, kami jalani kegiatan demi kegiatan. Dan meskipun
aku berlabel ketua, ya aku mungkin agak nakal ya. Kenapa? Ya karena sempat atau
mungkin lebih tepatnya sering meninggalkan tanggung jawabku dikarenakan aku
harus memperjuangkan harapan-harapanku untuk olimpiade fisika dan alhasil, aku
bisa nyempil sampai tingkat nasional. Ya meskipun belum berhasil mendapatkan
medali, itu juga dah lebih dari cukup, karena melampaui target. Ya jadi sedih
sedih seneng sih J.
Oleh karena sering ninggali ekskulku, aku makin gk enak kalau ada yang sampai
ngeluh di KSI, apalagi adik kelas, jadi jarang ketemu L. Maaf yo dek karena kakakmu ini
banyak salahnya. OSN berakhir, aku kembali menyusun karakter diriku kembali.
Kenapa ya? Serasa ada yang berubah setelah aku kembali, entah temanku ataukah
diriku sendiri yang berubah. Tapi rasanya diri ini yang berubah. Banyak sekali
penyimpangan konsep dasar seperti nilai itu gk penting. Ya mungkin aku ngerasa
semester ini sering mengejar nilai atau standar, tapi ketika ilmunya aku ulang
kembali atau review, aku agak bingung. Ya berarti kan nol untuk penyerapan
ilmuku L.
Selain
ilmu hitungan, aku juga dapat sedikit ilmu agama, ya antara lain ilmu tajwid,
nahwu, shorof, fiqih, hadits. Ya mungkin baru sedikit, tapi mudah-mudahan bisa
menjadi bekalku selama kuliah nanti. Dan beberapa guru yang selalu membuat
hatiku meluluh atau tunduk antara lain ialah Pak Ahyadi, Ust Tarmudzi, Ust
Sofyan, Ust Subhan, Pak Maryono. Mereka itu pelopor yang menyemangati diri ini
untuk selalu berakhlak mulia. Dan berkat usaha mereka, aku bisa sedikit ada
gambaran untuk bersosialisasi yang mana hanya akan bisa dipraktikan. Apalagi
ayahku, aku selalu ingat betul ketika ayahku mengatakan yang intinya kita itu
ibarat tangan, lengan kita itu harus kuat laksana karakter kita yang kuat, dan
kita juga harus bisa merangkul masyarakat laksana jari yang kuat cengkramannya.
Buktinya aku di Tahun ini udah ikut gotong royong, bisa saling sapa kalau
ketemu tetangga, dan bisa ngobrol sama tamu atau siapa aja (gk diem kayak
dulu-dulu). Pokoknya tahun ini aku mendapat nilai agama plus bisa lebih mudah
bergaul. J
Ya
intinya selama tahun ini aku begitu banyak berterima kasih pada-Mu, karena
engkau mengizinkan aku untuk ikut OSN sampai tingkat nasional, menjadi ketua
KSI, menang class meeting, bisa baca alquran (ya walaupun masih jelek), serta
mampu bergaul dan bersosialisasi lebih baik dari sebelumnya, meskipun warna
warni cintaku tak begitu polikromatis, alias monoton dan tersadar ditengah
jalan… Meskipun secara keseluruhan, aku ini seringkali menjadi parasit bagi siapapun, namun ini semua mengesankan. Dan satu lagi, aku bisa sempat pulang
kampong ke Wonogiri serta Yogyakarta selama lebih dari 5 tahun tak pulang. J
Terima
kasih ya Allah. J
Ini 2012 ku, bagaimana 2012 mu?
No comments:
Post a Comment